Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Henry Kaitjili, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin William Lotulong, serta GM Bandara Sam Ratulangi Minggus Gandeguai.
Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf Hengky Manurung serta Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu.
Usai melihat penerapan protokol kesehatan, Menparekraf Sandiaga juga melihat proyek perluasan terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi. Progres perluasan bandara telah mencapai 80 persen sejak pertama kali dimulai pada Februari 2020.
Perluasan bandara ini diproyeksi akan meningkatkan kapasitas penumpang dari 2,5 juta menjadi 5,7 juta pertahun.
"Seiring dengan teratasinya pandemi Covid-19, angka penularan yang terus kita tekan dengan kepatuhan disiplin protokol kesehatan serta testing, tracing dan treatment ditambah dengan vaksinasi, perluasan bandara ini mudah-mudahan bisa menjadi awal kebangkitan ekonomi Sulawesi Utara dan pariwisata Indonesia," kata Sandiaga.