Penemua dua kasus pertama mutasi strain baru Covid-19 B117 yang berasal dari Inggris tengah menjadi perbincangan hangat saat ini. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono dalam live streaming acara ‘Peringatan 1 Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia’ di channel YouTube Kemenristek, Selasa (2/3/2021).
Sebagaimana diketahui strain B117 ini adalah mutasi genetik yang terjadi pada virus Covid-19 terdahulu. Strain baru Covid-19 ini ditakuti oleh banyak negara karena kemampuan mereka yang lebih cepat dalam hal penularan. Tentunya banyak masyarakat yang penasaran, tentang bagaimana virus dapat melakukan mutasi.
Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i menjelaskan berdasarkan penelitian ilmiah yang dijelaskan oleh New York Times, terjadi perubahan pada basa genetik yang mengkode spike protein. Pada laporan tersebut terjadi perubahan struktural yang mungkin bisa menyebabkan lebih cepat untuk menginfeksi.
“Hal ini terlihat dari bentuk perubahan tanduk (spike) protein pada virus. Tapi apakah perubahan tanduk tersebut menyebabkan imunitas tidak bisa mengenali, masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut meski ada indikasi ke arah sana. Intinya virus ini melakukan mutasi sebagai bentuk pertahanan diri,” ujar dr. Fajri, ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa 2 Maret 2021.