MASALAH rambut bisa dialami setiap orang. Biasanya berupa berminyak, berketombe, dan mudah patah. Mencuci dengan sampo rambut mungkin jadi salah satu solusinya. Tetapi jika dilakukan secara berlebihan bisa merusak kulit kepala, kekuatan rambut, dan menimbulkan kerusakan lainnya pada rambut.
Setiap orang juga perlu memilih bahan kandungan aktif pada sampo secara tepat, sesuai jenis rambut yang dimiliki.
Baca juga: Cara Membuat Kondisioner Alami, Rambut Jadi Lembut dan Rapi
"Shampo berfungsi membersihkan rambut dan kulit kepala. Terkadang rambut mungkin berminyak dengan kulit kepala terkelupas, dan orang mungkin memerlukan sampo antiketombe untuk mengatasi pertumbuhan berlebih jamur di kulit kepala," kata dermatologis dr Sirisha Singh, seperti dikutip dari laman Healthsite.
"Beberapa mungkin memiliki kulit kepala dan akar yang berminyak, tetapi ujung rambut mungkin kering, kusut, atau ujungnya bercabang. Dalam kasus seperti ini lebih baik menggunakan satu sampo untuk kulit kepala berminyak," jelasnya.
Ia pun mengungkapkan beberapa bahan kimia yang harus dipilih dan dihindari saat menggunakan sampo. Apa saja bahan tersebut? Berikut penjelasannya.
Baca juga: 7 Cara Tumbuhkan Rambut Melalui Pola Makan Sehat
Bahan Sampo yang Harus Dihindari
1. Sulfat
Bahan kimia ini umum digunakan dalam sampo untuk membersihkan debu dan kotoran di kulit kepala. Namun sulfat bisa sangat keras, terutama bagi orang yang memiliki rambut kering, bergelombang, atau keriting. Solusinya bisa mencari sampo yang mengandung sodium lauryl sulfoacetate sebagai kandungan kimiawinya.
2. Paraben
Paraben merupakan bahan pengawet yang digunakan untuk meningkatkan umur simpan kosmetik. Namun, paraben mengganggu hormon dan ada beberapa laporan ahli yang menyatakan ada kaitannya dengan kanker. Sampo yang tidak mengandung paraben mungkin memiliki masa yang lebih pendek, tetapi risikonya tidak sebanding.
3. Formaldehida
Ini adalah bentuk pengawet yang digunakan dalam sampo yang dapat menyebabkan masalah kulit. Formaldehida telah dikaitkan dengan dermatitis dan terkadang dilaporkan sebagai kanker darah. Alternatifnya bisa menggunakan sampo yang mengandung sodium benzoate, benzyl alcohol, atau sorbic acid sebagai pengawet.
4. Phthalates
Ini adalah agen pembentuk gel yang digunakan di beberapa sampo, mousse, hairsprays, dan kondisioner. Dokter Singh menjelaskan bahwa ini digunakan sebagai bahan pengikat dan dapat menyebabkan reaksi alergi dan infertilitas.
5. Hexachlorophene dan triclosan
Keduanya merupakan antibakteri yang saat ini digunakan di berbagai barang, tetapi dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada kulit kepala. Keduanya sering digunakan sebagai agen antiseptik.