Peneliti Sebut Suplemen dan Vitamin C Tak Efektif Obati Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis
Kamis 18 Februari 2021 06:41 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

SELAMA masa Pandemi Covid-19 ini, banyak orang mendadak rajin mengonsumsi suplemen dan vitamin C. Hal ini dilakukan tidak lain agar daya tahan tubuh mereka lebih terjaga.

Memang, para peneliti mencatat bahwa zat seng diketahui penting untuk fungsi kekebalan, dengan peran dalam produksi antibodi dan sel darah putih serta melawan infeksi.

Sayangnya, mengonsumsi suplemen seng atau vitamin C tidak secara signifikan mengurangi keparahan atau durasi gejala pada pasien Covid-19, jika dibandingkan dengan perawatan standar, menurut sebuah penelitian yang dilansir Hindustan Times.

Para peneliti di Klinik Cleveland di AS mencatat bahwa seng diketahui penting untuk fungsi kekebalan tubuh, dengan peran dalam produksi antibodi dan sel darah putih serta melawan infeksi.

Mereka mengatakan, vitamin C, antioksidan, dapat membantu mengurangi kerusakan sel, dan telah terbukti meningkatkan kekebalan. Uji klinis COVIDAtoZ mendaftarkan 214 pasien dewasa dengan infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi.

Para peserta menerima 10 hari seng glukonat (50 mg), vitamin C (8.000 mg), dengan perawatan standar dari April 2020 hingga Oktober 2020. Studi yang dipublikasikan di jurnal JAMA Open Network, tidak menemukan perbedaan yang signifikan di antara keempat kelompok tersebut.

Pada 50 persen pengurangan gejala, penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara perawatan biasa, vitamin C, seng glukonat atau kelompok yang menerima vitamin C dan seng glukonat.

"Ketika kami memulai uji coba ini, tidak ada penelitian yang mendukung terapi tambahan untuk pencegahan atau pengobatan pasien dengan Covid-19," kata salah satu peneliti utama Cleveland Clinic’s Heart Vascular & Thoracic Institute, Milind Desai.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya