Sandiaga Uno: Pinjaman Rp9,4 Triliun untuk Pariwisata Bali Layak di-Support Total

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 16 Februari 2021 17:58 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno dan Wamenparekraf Angela bertemu dengan Menko Perekonomian Airlangga. (Foto: Kemenparekraf)
Share :

Sandi menegaskan, proses validasi dan verifikasi masih menjadi pekerjaan rumah Kemenparekraf agar dana hibah ini ke depannya bisa menjangkau lebih banyak lagi hotel dan restoran. Juga para pelaku sektor pariwisata lain, termasuk biro perjalanan wisata, taman rekreasi dan lainnya.

"Tahun lalu 2020 ada sebanyak 6.818 hotel dan 7.625 restoran yang mendapatkan dana hibah pariwisata ini. Pada tahun 2021 akan kita tingkatkan, lanjutkan, dan perluas untuk meningkatkan resiliensi dan ketahanan industri pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19," ungkapnya.

Kemenparekraf tidak ingin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini mengalami kerusakan permanen karena mereka telah melakukan melewati periode likuditas yang sangat minim. Saat ini mereka menghadapi situasi menjual aset mereka ini adalah bentuk kerusakan permanen yang harus dihindari.

"Selain itu kami mendorong program prakerja agar diperluas untuk pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan sedang kita siapkan datanya. Pak Menko Perekonomian menyampaikan siap menampung program pra kerja dengan acuan data yang sudah clean atau sudah net bisa didapatkan segera," tambahnya.

Kemudian terkait program stimulus PEN yang diberikan sebelumnya Kemenparekraf mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk subsidi bunga, restrukturisasi kredit, dan beberapa program bantuan sosial, program padat karya.

"Saya melihat usulan program pinjaman lunak atau soft loan dari Provinsi Bali sebesar Rp9,4 Triliun ini layak di support secara totalitas oleh pemerintah pusat karena kita perlu mempertahankan sektor ini dari collapse," ujarnya.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya