Virus Corona Covid-19 Berasal dari Kepala Babi?

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 11 Februari 2021 18:34 WIB
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Share :

WORLD Health Organization (WHO) datang ke China untuk mencari awal mula virus Covid-19. Otoritas Kesehatan China diketahui berulang kali telah menyebutkan mereka menemukan bahwa virus corona tersebut ada pada produk makanan beku impor.

Tak hanya itu, seperti dilapor South China Morning Post, otoritas kesehatan China juga mengaitkan kasus infeksi Covid-19 di negara tersebut dengan kepala babi dan makanan laut alias seafood. Terkait teori tersebut, beberapa peneliti dan otoritas kesehatan mempertanyakan tentang produk makanan beku sebagai rute penularan virus.

Beijing sendiri, diketahui telah menangguhkan perdagangan impor produk dan menerapkan sistem pemeriksaan, tes dan desinfeksi pada kemasan dan kontainer, sehingga akhirnya membuat timbulnya penundaan yang menghambat arus di pelabuhan dan mengganggu mitra dagang.

Beberapa ilmuwan top China menyebutkan bahwa virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 memang mungkin ada di pasar Huanan Seafood Wholesale Market, tempat penjualan hewan liar baik sudah mati atau masih hidup, yang berlokasi di Wuhan lokasi wabah Covid-19 pertama.

Virus Sars-CoV-2 tersebut diprediksikan berkembang melalui jalur impor makanan beku atau biasa disebut dengan transmisi cold-chain. Teori di atas diketahui muncul dalam gelaran konferensi pers di Wuhan, pada Selasa lalu.

Tim internasional spesialis dari WHO mempresentasikan temuan penyelidikan mereka selama sebulan tentang asal-usul virus corona Sars-CoV-2.

“Sars-CoV-2 dapat bertahan dalam kondisi yang ada pada makanan beku, kemasan dan produk cold chain,” kata Liang Wannian, pejabat Komisi Kesehatan Nasional China.

Di kesempatan yang sama, Liang juga menyebutkan virus corona ini kemungkinan sudah menyebabkan infeksi di luar negeri sebelum tiba di Wuhan, tapi situasinya tidak terdeteksi alias tidak ketahuan. Selama ini, China bersikukuh mengatakan hanya karena virus Sars-CoV-2 pertama kali terdeteksi di Wuhan, bukan berarti Wuhan lah tempat asli original asal virus tersebut.

Tim WHO di Wuhan mengatakan, lebih besar kemungkinannya virus corona sampai di manusia lewat jalur hewan perantara. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk menemukan potensi produk makanan beku menjadi jalur transmisi virus corona.

Sementara untuk teori lainnya, yakni bocornya virus corona dari Wuhan Institute of Virology yang tengah menggelar penelitian tentang virus corona, ditegaskan oleh tim WHO jadi sesuatu yang sangat tidak mungkin.

Namun, Peter Ben Embarek ilmuwan keamanan pangan sekaligus pemimpin tim peneliti WHO menyebutkan kemungkinan teori-teori ini berhubungan satu sama lain.

“Akan jadi menarik untuk ditelusuri, jika hewan liar yang terinfeksi dan beku dapat membawa virus ke pasar Wuhan, tersebut. Saat ini, masih belum diketahui apakah manusia dapat terinfeksi dari virus yang sukses bertahan hidup dari kondisi beku itu,” jelas Peter.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya