SEORANG pramugari memiliki tugas untuk memastikan bahwa tidak ada hal buruk yang terjadi selama penerbangan berlangsung dan tentunya juga melindungi penumpang saat mereka terbang.
Ketika melihat pramugari di depan pintu saat akan menaiki sebuah penerbangan, mungkin Anda mengira mereka hanya ingin sekadar menyapa. Sebenarnya lebih dari itu. Mereka akan menilai semua penumpang yang akan ikut ke dalam penerbangannya.
Bahkan seorang pramugari membagikan jenis-jenis penumpang yang akan mereka 'tandai' lewat situs Reddit.
"Jika seseorang tampak mabuk, tentunya kami tidak ingin mereka berada di dalam pesawat," tulis Janice Bridger yang telah menjadi pramugari selama 27 tahun.
Bridger menambahkan; "Terlalu berpotensi menyebabkan masalah di waktu yang akan datang," kata dia.
Baca juga: Inggris Tidak Terbitkan Paspor Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan
Sama halnya juga ketika seseorang terlihat sakit parah. Bridger pernah mendapatkan penumpang yang terlihat seperti itu dan akhirnya penumpang tersebut dikeluarkan dari pesawat.
"Saya pernah mendapatkan penumpang yang terlihat pucat pasi, sakit parah. Dan kami menyingkirkan mereka. Karena tidak ada yang ingin terkena virus flu yang mereka sebarkan," jelas Bridger.
Terkadang menjadi seorang pramugari harus memiliki mata yang jeli seperti halnya mata 'elang'. Bahkan mereka harus memerhatikan setiap gerak-gerik penumpang yang mencurigakan.
(Foto: Instagram/@british_airways)
Mereka juga akan selalu memerhatikan penumpang yang tidak membawa tas maupun penumpang yang mengenakan pakaian tidak lazim.
Karena penumpang semacam itu bisa menimbulkan kecurigaan dan awak kabin perlu mengambil tindakan, jika dibutuhkan. Bisa-bisa mereka adalah seorang teroris.
Baca juga: Sudah Divaksin, Pramugari Singapore Airlines Malah Positif Corona
"Saya perhatikan jika penumpang tidak membawa tas, terkadang menurut saya itu hal yang aneh," kata seorang pramugari United Airlines kepada Business Insider seperti dikutip dari express.co.uk.
Pramugari Mesa Airlines, Sally Ann MacLagan menambahkan; "Saya khawatir jika mereka mengenakan mantel musim dingin padahal sedang musim panas," kata Sally.
Menjadi awak kabin tentunya harus menjalani pelatihan khusus agar siap menempatkan diri jika terjadi sebuah insiden atau kesalahan.
Selain mencari penumpang yang 'bermasalah', mereka juga mencari penumpang yang dapat 'menguntungkan' dalam penerbangan, misalnya saja penumpang yang terlihat kuat.
"Jika saya melihat seseorang yang berotot, bertenaga, kuat, dan bugar, saya akan mengingat wajahnya dan mengingat di mana ia duduk," kata Bridger.
Penilaian tersebut bukanlah untuk kepentingan pribadi semata para kru karena sejatinya, orang yang kuat dapat membantu jika terjadi kesalahan selama penerbangan.
"Saya menganggap orang tersebut sebagai 'sumber' bagi saya. Jika terjadi penyerangan pada penerbangan atau pada saya, orang itu adalah 'tujuan' saya," imbuhnya.
Pramugari juga bahkan memiliki kode rahasia untuk penumpang yang memiliki tubuh yang kuat. Hal itu diungkapkan oleh seorang pramugari yang telah bekerja selama 12 tahun di maskapai penerbangan internasional, Carrie Bradley.
Bradley mengatakan kepada The Sun tentang akronim yang menjadi kode mereka dalam penerbangan. "Saat penumpang naik, Anda akan menilai mereka dan memeriksa jika mereka ABP," ucap Bradley.
Adapun ABP yang dimaksud tersebut ialah Able-Bodied Passenger atau penumpang berbadan sehat yang bisa saja 'berguna' selama dalam penerbangan.
(Rizka Diputra)