Selain untuk menyelamatkan ekonomi dan pariwisata, menurut Sandi program ini juga dapat membantu masyarakat mempercepat proses digitalisasi dan transformasi dalam bidang pariwisata.
Kemenparekraf akan melatih dan mendampingi 200 pelaku UMKM terpilih secara offline dan online selama tiga bulan untuk mengoptimalkan penjualan dan memperluas pasar.
Selain itu, UMKM terpilih juga mendapatkan berbagai macam keuntungan seperti perluasan pasar ke dalam marketplace unggulan, mendapatkan kesempatan produknya diiklankan di paid media, mendapat konsultasi pengelolaan bisnis, pengurusan sertifikasi HAKI, pengurusan cuti bayar pajak, pelatihan pembukuan keuangan perusahaan, dan perluasan pasar ekspor melalui marketplace Internasional.
(Salman Mardira)