Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menyatakan, Pulau Belakangpadang cocok untuk dijadikan destinasi wisata unggulan kota setempat.
Dirinya menambahkan, untuk menjadi destinasi wisata, maka pemerintah harus memastikan 3A yaitu Aksesbilitas, Amenitas, dan Atraksi.
Rencana pengadaan kapal semi-roro merupakan upaya menambah aksesibilitas ke kota yang menghadap ke Singapura itu. "Sedangkan komponen lain pariwisata yakni amenitas, terkait ini kami aktifkan homestay," kata Ardiwinata.
Kemudian untuk atraksi, lanjut Ardi, Pulau Belakangpadang sudah memilikinya, antara lain permainan gasing, tari-tarian dan juga balap Sea Eagle Boat.
"Kulinernya juga luar biasa. Ada cendol, putu piring, prata, teha tarik dan makanan lainnya," tandasnya.
(Rizka Diputra)