Kemenparekraf Tambah Akomodasi Nakes & Hotel Isolasi bagi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Jum'at 29 Januari 2021 13:05 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno/kiri saat rapat dengan Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: Instagram/@sandiuno)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan komitmen kuatnya untuk melanjutkan program reaktivasi industri perhotelan sebagai lokasi akomodasi bagi tenaga kesehatan serta lokasi isolasi pasien Covid-19 yang terkonfirmasi tanpa gejala (gejala ringan).

Tidak hanya melanjutkan program yang telah dijalankan pada 2020 lalu, Menparekraf juga menegaskan komitmennya untuk memperluas dukungan.

"Saya ingin meyakinkan kepada seluruh pihak, masyarakat, bahwa pemerintah akan melanjutkan dan memperluas, memperbanyak jumlah bantuan kamar untuk tenaga kesehatan dan juga untuk isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala serta karantina," kata Sandiaga dlam siaran pers yang diterima MNC Portal Indonesia.

Pada 2020 lalu, dukungan akomodasi untuk tenaga kesehatan dan pasien konfirmasi tanpa gejala dari Kemenparekraf/Baparekraf dilakukan di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Baca juga: Viral Penjual Kopi Wanita Ngangkang di Bali, Netizen: Meresahkan Ya Bund!

Total ada 19 hotel dengan 2.567 kamar yang terdiri dari 1.699 kamar untuk tenaga kesehatan dan 868 kamar untuk isolasi mandiri pasien konfirmasi tanpa gejala.

Total anggaran yang disiapkan Kemenparekraf/Baparekraf pada program tersebut sebesar Rp109,775 miliar.

Untuk program dukungan pada 2021, Menparekraf mengatakan akan menunggu jumlah kebutuhan dan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan dan juga pemerintah daerah. Bekerja sama dengan PHRI, Menparekraf mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan secara maksimal.

"Jumlahnya sekarang sedang dihitung berdasarkan referensi dari kementerian kesehatan, Pak Wagub (DKI Jakarta) kita tunggu juga datanya karena kita akan tingkatkan secara masif untuk menanggulangi situasi Covid-19 yang meningkat. Berkoordinasi dengan PHRI mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar," tuturnya.

Baca juga: Wisata Bersih Bakal Jadi Tren Pasca-Pandemi Covid-19

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani, Kasubdit Karantina Kesehatan, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan dr. Benget Saragih, serta Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf Hengky Manurung.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya