Meski begitu, masih ada dari pelaku lain yang melakukannya dengan cara 'kurang canggih' yakni mengubah tanggal tes lama dengan menggunakan aplikasi Microsoft Paint pada surat tes Covid-19 mereka demi bisa pergi berlibur.
Peredaran surat tes Covid-19 palsu tersebut sejatinya sulit dihindari. Pemandu perjalanan terkemuka, Frommer's, menyatakan bahwa salah satu masalah pada surat hasil tes Covid-19 ialah bahasanya yang tidak universal, di mana tersedia dalam berbagai bahasa dari mancanegara.
Frommer's menyebut, kebutuhan untuk membakukan hasil tes Covid-19 semakin mendesak pada 26 Januari 2021, ketika Amerika Serikat mulai mewajibkan hasil negatif Covid-19 bagi semua pelancong yang datang dari luar negeri, maupun warga AS yang pulang dari berlibur.
(Rizka Diputra)