Ahli Trikologi bersertifikat dan pendiri Advanced Trichology, William Gaunitz, menegaskan hasil temuan penelitian tersebut dengan menjelaskan bahwa, dampak keseluruhan dari stres berkepanjangan pada tubuh (termasuk perubahan kimiawi dan pH) itu memang meningkatkan kerusakan sel induk di dalam folikel rambut dan menghilangkan produksi melanin.
Meski stres memang memicu rambut jadi memutih, William mengingatkan sebetulnya stres hanyalah satu dari beberapa faktor penyumbang hilangnya pigmen rambut dari waktu ke waktu.
“Apapun yang relatif beracun bagi organ hati, contohnya obat-obatan atau pola makan yang buruk, dapat mempercepat kondisi ini selain faktor-faktor seperti genetika dan bahkan golongan darah,” pungkas William.
(Dyah Ratna Meta Novia)