Ketika itu, merupakan waktu awal virus corona (Covid-19) ada di Indonesia. Sehingga pemerintah melakukan kebijakan PSBB ketat.
"Secara umum kondisi hotel belum membaik tingkat hunian turun cukup drastis terutama April 2020," kata Ferry.
Setelah itu diakuinya, memang ada sedikit perbaikan dari sisi okupansi. Masyarakat mulai perlahan-lahan untuk memberanikan diri untuk menginap di hotel.
Baca juga: Jangan Malas Membersihkan Kamar Hotel saat Staycation, Banyak Gunanya Loh!
Ia menyebut, secara khusus peningkatan hotel di daerah Jakarta terjadi ketika memasuki libur akhir pekan atau libur panjang (long weekend). Karena banyak masyarakat yang tinggal di wilayah penopang ibu kota melakukan staycation di ibu kota.
"Di Jakarta itu tiap ada long weekend ada beberapa market staycation. Artinya mereka yang menginap di hotel kebanyakan dari family," jelasnya.
(Rizka Diputra)