JUMLAH mereka yang terkonfirmasi positif corona Covid-19 terus mengalami peningkatan. Bahkan, jumlah penderita corona di Indonesia dianggap belum mencapai jumlah tertingginya.
Saking banyaknya mereka yang terinfeksi, keterisian di rumah sakit dan wisma atlet pun mencapai maksimal. Oleh karena itu, mereka yang terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.
Nah, sebelum melakukan isolasi mandiri di rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Sebelum menjalani karantina mandiri, kita perlu mempersiapkan perlengkapan pribadi seperti baju dan dalaman, perlengkapan ibadah, obat-obatan pribadi bagi yang mereka memiliki penyakit khusus.
Perlengkapan lainnya yang dianggap perlu untuk mengisi kegiatan selama masa isolasi mandiri seperti handphone, laptop, buku, makanan ringan, alat olahraga, dan lainnya.
Tapi, tinggal di rumah selama masa isolasi mandiri tidak berarti Anda melewatkan 3M, Mencuci tangan dengan sabun, Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dengan anggota keluar lain minimal 1,5-2 meter.
Selain itu, gunakan kamar mandi terpisah, berjemur antara jam 7-9 pagi @15 menit setiap hari, olahraga ringan 15 menit setiap hari, beribadah dan berdoa serta melakukan hobi yang disenangi selama masa isolasi mandiri.
Anda juga harus menjaga pola makan teratur tiga kali sehari, pola tidur cukup dan teratur (7-8 jam sehari), makan sayur dan buah rutin, minum obat sesuai resep dokter. Mengukur suhu badan setiap pagi dan sore hari, mengukur saturasi oksigen setiap pagi dan sore hari dan memantau gejala yang dirasakan.
Jika Anda ingin meminum vitamin maka konsumsi C,B,E dan Zinc setiap hari, dan jangan lupa minum air putih 1,5-2 liter setiap hari.
Beberapa hal lain yang harus Anda lakukan antara lain:
- Berkomunikasi dengan anggota keluarga lain secara online atau dengan memakai masker + menjaga jarak
- Mencuci alat makan sendiri/terpisah
- Mencuci baju sendiri/terpisah
- Mengganti seprei secara berkala dan dicuci terpisah
- Membersihkan kamar dan area yang sering disentuh dengan desinfektan (misal: gagang pintu, dll)
- Membuka jendela kamar setiap hari
- Memperhatikan ventilasi, udara dan cahaya di dalam kamar pasien
Hindari:
- Makan bersama dengan anggota keluarga/orang lain dalam satu meja
- Berkumpul bersama anggota keluarga lain tanpa menggunakan masker dan tidak menjaga jarak
- Menggunakan perangkat/gadget bergantian dengan anggota keluarga/orang lain
- Keluar dari kamar/rumah kecuali dalam kondisi mendesak atau harus kontrol ke fasilitas kesehatan (RS/puskesmas/klinik)
Waspadai Gejala dan Tanda Bahaya Berikut !!!
- Demam tinggi ≥ 39°C
- Batuk berdarah
- Sesak nafas
- Nyeri dada/rasa tertekan pada dada
- Saturasi oksigen ≤ 95%
Segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat atau kontak nomor hotline/call center COVID-19 112/119 (DKI Jakarta) jika ada kendala.
(Martin Bagya Kertiyasa)