4. Keguguran
Keguguran terjadi ketika Anda kehilangan kandungan sebelum mencapai usia 20 minggu. Saat keguguran perut akan mengalami kram yang menyakitkan. Kram keguguran dapat berlangsung sebentar, tetapi dalam beberapa kasus dapat meregang selama berjam-jam.
"Keguguran umumnya dapat menyebabkan kram panggul bagian bawah yang tidak mendukung bagian samping tubuh," jelas dr Greves, "Mungkin ada bercak atau pendarahan yang menyertainya. Tanda lain dari keguguran adalah jika keluar cairan dan jaringan dari vagina Anda."
Baca juga: Perempuan yang Sembuh dari Covid-19 Bisa Alami Gejala Baru Lho
5. Penyakit radang pinggul
Penyakit radang panggul (PID) terjadi karena adanya infeksi pada organ reproduksi, termasuk ovarium, rahim, atau vagina. Penyakit ini sering kali disebabkan infeksi menular seksual, seperti gonore atau klamidia.
Radang panggul ini menyebabkan kram yang menyakitkan, tetapi seringkali terjadi gejala lain, seperti demam, keluarnya cairan yang baunya tidak sedap, dan rasa panas saat buang air kecil.
6. Radang usus buntu
Hal ini terjadi akibat adanya infeksi pada usus. Radang usus buntu bisa berbahaya jika tidak segera diangkat kerena bisa pecah dan menyebabkan infeksi yang meluas sehingga menyebabkan kematian.
"Radang usus buntu biasanya melibatkan nyeri kuadran kanan bawah, kurang nafsu makan, dan demam," kata dr Greves.
Nyeri usus buntu awalnya seperti sakit perut biasa, tetapi tak kunjung sembuh dan akan makin parah jika tak segera mendapat pengobatan.
(Hantoro)