Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui sudah mencanangkan vaksinasi Covid-19, akan dimulai pada pekan kedua Januari 2021. Jelang vaksinasi Covid-19 untuk pertama kalinya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah melakukan sederet pengecekan. Bukan hanya pemeriksaan kualitas mutu vaksin produksi Sinovac (CoronaVac), tapi aspek lain juga disebutkan dipantau ketat oleh Badan POM.
Aspek lain yang menjadi sasaran pengawalan Badan POM adalah pengawalan mutu vaksin di sepanjang jalur distribusi, mulai keluar dari industri farmasi hingga digunakan dalam pelayanan vaksinasi kepada masyarakat, sebagaimana dikutip dari siaran media yang diterbitkan Badan POM, Selasa (5/1/2021).
Pengawalan ketat jalur distribusi vaksin menjadi hal yang sangat penting, mengingat vaksin merupakan produk yang rentan mengalami kerusakan jika suhu penyaluran dan penyimpanan tidak sesuai persyaratan, yaitu pada suhu 2°-8° derajat celcius. Pengawasan dan pemantauan mutu vaksin ini dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM di seluruh Indonesia terhadap sarana industri, distributor, instalasi farmasi provinsi, instalasi farmasi kabupaten, atau sarana pelayanan kesehatan.
Dalam rangka mengawal keamanan vaksin, setelah persetujuan penggunaan darurat EUA diberikan, Badan POM diketahui akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), serta Komite Nasional dan Komite Daerah Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas dan Komda PP KIPI) untuk melakukan pemantauan KIPI.