SETIAP orangtua pasti pernah mendapati bayinya menangis. Bayi menangis adalah hal yang wajar. Pasalnya, mereka tidak dapat berbicara dan berekspresi, jadi satu-satunya cara bagi bayi untuk menunjukkan ketidaknyamanan atau masalah adalah dengan menangis.
Namun ternyata masih banyak orangtua yang terkadang tidak tahu cara meredakan bayi menangis itu, sehingga tangisannya justru lebih kencang.
Baca juga: 5 Alasan Bayi Menangis saat Dimandikan
Orangtua harus mengetahui penyebab bayinya menangis. Lalu apa saja penyebab bayi menangis? Berikut ini tujuh di antaranya, seperti dirangkum dari Times of India.
1. Lapar
Lapar adalah alasan paling umum mengapa bayi menangis. Bayi memiliki perut kecil yang tidak bisa menampung banyak makanan. Jadi jika bayi menangis, hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah memberinya ASI. Kadang-kadang bayi merasa lapar segera setelah jam makan terakhirnya.
2. Lelah
Bayi mungkin akan sulit tidur jika kelelahan. Petunjuk bahwa bayi Anda lelah adalah merengek dan menangis pada hal-hal kecil.
Baca juga: Buat Para Mahmud, Kenali Arti Tangisan Bayi Lewat Aplikasi Ini
3. Kepanasan atau kedinginan
Ada kemungkinan mungkin kurang memerhatikan pakaian untuk bayi yang sesuai cuaca. Coba sesuaikan pakaian bayi Anda dengan suhu di sekitar untuk tetap menjaga suhu tubuh bayi normal.
4. Kurang sehat
Jika bayi kurang sehat, maka akan menangis dengan nada yang berbeda dari biasanya. Tangisan akan semakin lemah dan tidak berkelanjutan.
Tidak ada yang mengenal bayi lebih baik dari siapa pun kecuali Anda sendiri. Jadi jika Anda merasa ada perubahan pada suara tangisan, segera hubungi dokter untuk memberikan penanganan lebih lanjut.
5. Terlalu banyak orang
Jika ada terlalu banyak pengunjung yang menyebabkan terlalu banyak perhatian dan pelukan, bayi mungkin menjadi terlalu terstimulasi. Bawa bayi ke suatu tempat yang tenang dan bantu dia tidur.
Baca juga: Ada Benjolan Putih di Wajah Bayi, Bahaya Kah?
6. Butuh pelukan
Terkadang bayi hanya perlu banyak dipeluk untuk menenangkannya. Cobalah menyanyikan lagu pengantar tidur dan peluk bayi Anda saat dia menangis di lain waktu.
7. Saatnya ganti popok
Bayi Anda mungkin menjadi rewel atau menangis keras jika popoknya basah atau kotor. Kulit mungkin teriritasi dan membuat bayi Anda menangis. Gunakan krim ruam popok jika bayi Anda mengalami ruam dan berikan dia waktu luang.
(Hantoro)