Jangan Sampai Kurang Gerak Fisik Ya, Ini Lho Bahayanya

Antara, Jurnalis
Rabu 30 Desember 2020 14:02 WIB
Ilustrasi kurang gerak fisik. (Foto: Karlyukav/Freepik)
Share :

Ia mencontohkan ketika terlalu sering duduk atau berbaring membuat fungsi otot-otot besar (paha dan punggung) yang semestinya digunakan untuk menyangga tubuh tergantikan oleh kursi.

Akibatnya, ada penurunan penyerapan gula dan lemak di sel tubuh. Ketika dua zat tersebut tidak digunakan tubuh untuk bergerak, maka kadar gula darah dan kolesterol akan tinggi dan bisa menimbulkan masalah kesehatan lainnya jika gaya hidup ini diteruskan.

Baca juga: Deteksi Covid-19, Anjing-Anjing Terlatih Ditempatkan di Bandara 

Gaya hidup kurang gerak ini juga bisa meningkatkan risiko obesitas, hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Perilaku kurang gerak ini tidak hanya berakibat pada kesehatan fisik, namun juga bisa menyerang kesehatan mental.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Disimpan Sembarangan Akan Jadi Racun, Benarkah? 

Pelaku sedentary lilfestyle berisiko tiga kali lipat mengalami gejala depresi dibandingkan mereka yang banyak bergerak.

Mereka yang kurang gerak ini juga bisa mengalami masalah finansial karena harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk mengakses layanan kesehatan dan produktivitas kerja terganggu jika sering sakit.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya