Saat ini Inggris telah mengembangkan kemampuan lebih kuat untuk memantau perubahan genetik pada virus corona dibandingkan negara lain. Mereka adalah negara pertama yang mendeteksi variasi tersebut, tetapi kemungkinan telah menyebar di negara lain selama beberapa waktu tanpa diketahui.
Baca juga: Harganya Rp120 Ribu, Tes Antigen CePAD Punya Tingkat Akurasi 85%
Varian baru diyakini menjadi penyebab di balik lonjakan kasus dan kematian di Inggris. Sebagian besar negara telah melarang wisatawan yang datang dari Inggris sebagai akibatnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)