Sementara, pada sesi talkshow kedua, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Gumilar Ekalaya, mengaku pihaknya optimis industri event akan bangkit di tahun 2021 dan menggeliatkan kembali perekonomian DKI Jakarta. Karena, dengan banyaknya event, maka wisatawan akan berdatangan dan PAD sektor pariwisata meningkat.
“Maka dari itu, agar event bisa terlaksana dan kesehatan aman terkendali, seluruh stakeholder seperti tim satgas dan tim polda metro jaya bersama pemprov DKI harus bersinergi. Jangan sampai ada kesan bahwa pemprov memberikan izin, namun dari polda tidak mengizinkan keberlangsungan suatu event," ujar Gumilar.
Gumilar menambahkan, menurutnya yang paling penting untuk membangkitkan industri event di tahun 2021 adalah pemahaman penerapan CHSE oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Artinya, tidak akan ada lagi yang mempermasalahkan soal kerumunan pada saat event berlangsung, karena stakeholder terkait sudah memahami dan menerapkan CHSE ini dengan penuh kesadaran dan kepedulian,” kata Gumilar
Sementara, Direktur Intelkam Polda Metro Jaya, Kompol Eka Baasith Syamsuri menuturkan, dengan melihat situasi dan kondisi saat ini, pihaknya menyarankan kepada para industri pariwisata khususnya event harus lebih didukung dengan tim auditor CHSE untuk mengetahui apakah suatu event dapat berjalan secara maksimal atau tidak.
Kemudian, tentunya di tahun 2021 awarness seluruh masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan khususnya pelaksanaan event harus lebih ditingkatkan.
“Apabila tingkat kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan dapat meningkat di tahun 2021, maka industri event dapat beroperasi lagi,” kata Eka.
(Rizka Diputra)