KEJADIAN unik terjadi di Nepal. Maskapai negara itu, Buddha Air membawa puluhan penumpang ke tujuan yang salah dalam penerbangan domestik pada Jumat 18 Desember 2020.
Penerbangan Buddha Air dengan nomor U4505 dari Kathmandu hari itu, sempat terlambat karena cuaca buruk.
Baca juga: Kisah Pramugari Cantik Jadi Penjual Alpukat demi Keluarga
Mengutip The Independent, Selasa (22/12/2020), pesawat tersebut mengangkut 69 penumpang dengan tujuan ke Janakpur di bagian selatan Nepal saat itu.
Sialnya, mereka malah mendarat di Pokhara, Nepal Tengah, sebagaimana dilaporkan Simple Flying.
Kejadian ini diyakini akibat kesalahan manusia.
"Ada miskomunikasi antara staf darat dan pilot," kata juru bicara Buddha Air kepada Kathmandu Post.
"Pilot juga tidak melihat manifest penumpang."
Penerbangan ke Pokhara diizinkan hingga pukul 3 sore dan Buddha Air merespons dengan mengubah nomor penerbangan dan memindahkan penumpang yang akan menuju ke Janakpur.
Ketika semuanya sudah siap dan disetujui, pilot Buddha Air tidak diberitahu tentang perubahan nomor penerbangan.
Baca juga: Sandiaga Uno Jadi Menparekraf, Wishnutama: Saya Yakin Pariwisata Segera Bangkit
Mantan direktur jenderal otoritas penerbangan sipil Nepal, Tri Ratna Manandhar mengatakan, insiden tersebut karena miskomunikasi, bukan karena kesalahan keselamatan.
Kesalahan tersebut menyebabkan kerugian bagi penumpang dan maskapai itu sendiri. Namun akhirnya penumpang kembali diterbangkan ke tujuan yang sebenarnya di hari yang sama.
Sebelumnya, penumpang Ryanair juga pernah membawa penumpang ke destinasi yang salah pada tahun lalu.
Inka Fileva (30) mengatakan, ia akan terbang ke Valencia di Spanyol, tetapi pesawat membanya mendarat di Kiev, Ukraina.
Fileva tidak menyadari bahwa ia menuju ke pintu yang salah dari Bandara Stansted dan tampaknya tidak ada petugas yang bertanggung jawab untuk memeriksa tiketnya.
Dirinya tertidur cukup lama setelah lepas landas dan tidak menyadari bahwa ia menuju ke negara yang salah hingga pesawat mendarat.
(Salman Mardira)