Saat orang yang kita cintai terjangkit Covid-19 pasti rasanya sedih sekali, entah itu keluarga, teman dekat, atau pacar. Namun ketika menghadapi hal itu, kita harus tangguh sebab kita harus menguatkan mental mereka.
Melansir dari Very Well Mind, menurut penelitian Comprehensive Psychiatry ditemukan bahwa pasien Covid-19 yang dikarantina bisa mengalami gejala depresi. Oleh karena itu kita wajib memberikan dukungan emosional dan semangat hidup kepadanya. Lalu bagaimana cara memberikan dukungan pasien Covid-19?
1. Menelepon
Dengan mendengar suara orang lain, mereka akan merasa ada yang menemani. Luangkanlah waktu untuk menelepon, setidaknya untuk menanyakan kabar. Pertimbangkan juga untuk melakukan panggilan video.
2. Tawarkan bantuan
Kewajiban untuk dikarantina dengan otomatis membuat mereka berhenti sejenak dari aktivitas sehari-hari. Tawarkanlah bantuan seperti melakukan tugasnya, atau mungkin orang tersebut memiliki peliharaan yang perlu diurus, dan membereskan rumah. Jangan menunggu diminta bantuan karena biasanya mereka terhalang perasaan takut membebani.
3. Mengirim surat
Jika orang terdekat berusia lanjut dan tidak melek akan teknologi, mengiriminya surat adalah pilihan terbaik. Ini akan membuatnya merasa dimiliki dan didukung. Surat bisa disimpan untuk dibaca berulang kali.
4. Jadilah informannya
Jadilah informannya tanpa membuat dia mengkhawatirkan keadaan dunia sekarang. Patahkan semua kecemasannya dengan informasi-informasi yang akurat. Demikian dia akan merasa ada orang yang bisa diandalkan di masa-masa sulitnya sekarang.
Baca juga: Prewedding Vicky Prasetyo Jadi Gladiator Cinta, Siap Jaga Hati Kalina Oktarani
5. Bantu kebutuhannya
Ini mungkin sedikit mengikutcampuri urusan pribadinya. Jika dia kekurangan makanan, kita bisa mengirimkannya ke tempat dia dikarantina. Pokoknya lakukan apa saja yang membuatnya merasa dicintai dan diperhatikan. Sebab perhatian sangat berharga pada masa-masa berat seperti itu.
(Dyah Ratna Meta Novia)