Banyak orang menanti vaksin Covid-19. Barang yang satu ini diyakini mampu menyelamatkan nyawa manusia dari serangan virus SARS-CoV2 yang mematikan.
Presiden Joko Widodo pun kemarin, Rabu (16/12/2020) menyatakan bahwa vaksin Covid-19 adalah hak semua masyarakat dan tidak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan vaksin tersebut alias gratis. Ia pun menyatakan siap menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19.
Di sisi lain, kelompok rentan seperti tenaga kesehatan dan lansia diprioritaskan untuk divaksinasi lebih dulu. Tapi, tahukah Anda bahwa para tukang selingkuh diketahui 'ngebet' banget untuk mendapatkan vaksin Covid-19.
Hal tersebut disampaikan dalam survei yang dilakukan situs kencan pengaturan perselingkuhan bernama Ashley Madison. Survei mereka menjelaskan bahwa 4 dari 10 tukang selingkuh ingin sekali segera mendapatkan vaksin Covid-19. Alasannya tak lain dan tak bukan agar mereka bisa berselingkuh secepatnya.
Survei dilakukan pada 2.400 sampel anggota situs Ashley Madison, 31 persen mengatakan kalau mereka senang dengan adanya vaksin Covid-19 sekaligus pelemahan kebijakan pembatasan sosial di 2021.
"Di tengah pandemi Covid-19 global, kami bertanya pada anggota kami apakah mereka masih berkencan dengan pasangan selingkuh mereka, banyak yang jawab iya. Tapi, mereka mengaku melakukan perselingkuhan dengan bertanggung jawab, maksudnya sebelum bertemu dengan 'sasaran' mereka cuci tangan dulu, menghindari keramaian, dan menjalani tes Covid-19," kata Kepala Strategi Ashley Madison, Paul Keable, pada Fox News, diberitakan New York Post.
Keable menambahkan, dengan hadirnya vaksin di tengah masyarakat, itu seperti angin segar bagi para tukang selingkuh.
"Menerima vaksin Covid-19 akan menambah yakin para tukang selingkuh bisa melakukan perselingkuhan dengan aman," terangnya.
Survei ini pun mengumumkan beberapa alasan orang memilih untuk berselingkuh. Misalnya saja demi menjaga kewarasan diri karena di masa pandemi mereka mengalami stres berat dan dengan berselingkuh, itu semacam obat. Tidak hanya itu, alasan selingkuh juga untuk menyelamatkan rumah tangga dari perceraian.
Sementara itu, 40 persen lainnya mengaku memutuskan untuk berselingkuh karena anggapan 'hidup ini singkat' terlebih mereka dihadapkan pada situasi pandemi yang mana kematian ada di depan mata.
Baca juga: Prewedding Vicky Prasetyo Jadi Gladiator Cinta, Siap Jaga Hati Kalina Oktarani
"Selama pandemi, saya dan suami benar-benar hanya di rumah dan ini membuat kami stres selalu berada berdekatan. Meski hubungan kami baik, tapi suami saya semakin hari semakin tidak bisa memuaskan saya. Jadi, saya memutuskan untuk berselingkuh untuk menyelamatkan rumah tangga kami," terang seorang wanita pengguna situs Ashley Madison.
(Dyah Ratna Meta Novia)