Puluhan Pramuwisata di Bali Jalani Pelatihan Protokol CHSE

Antara, Jurnalis
Jum'at 11 Desember 2020 09:31 WIB
Para pramuwisata di Badung, Bali ikut pelatihan protokol CHSE (Foto: Antara)
Share :

DINAS Pariwisata Kabupaten Badung, Bali, melakukan program pelatihan terkait penerapan protokol Cleanliness, Health, Safety, Environment (CHSE) yang diikuti anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali dari Kabupaten Badung dan pramuwisata lokal setempat.

"Program CHSE atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan ini merupakan salah satu strategi menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Badung, AA Yuyun Hanura Enny.

Yuyun menjelaskan, melalui kegiatan tersebut nantinya diharapkan para pemandu pariwisata di wilayah Badung dapat meningkatkan kompetensi mereka.

"Pelaksanaan program CHSE ini nantinya dapat membantu memberikan jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan," tuturnya.

Menurut dia, jajaran pemerintahan yang membidangi kepariwisataan sangat berharap peranan peserta untuk dapat memberikan pengaruh positif terhadap kesiapan Pulau Dewata dan khususnya Badung dalam menyambut wisatawan sebagai upaya pemulihan pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19.

"Ini menunjukkan pemerintah, komponen, dan pelaku wisata, serta masyarakat, telah siap melayani wisatawan dengan standar CHSE apabila nantinya kunjungan wisatawan telah dibuka secara normal," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Panitia kegiatan Gusti Ngurah Ary Wisnawan menjelaskan pramuwisata adalah garda terdepan industri pariwisata untuk melayani dan memberikan informasi yang valid dan kondusif sehingga wisatawan akan merasa aman dan nyaman dalam aktivitas wisata di masa pandemi Covid-19.

"Ini adalah tugas yang harus dilaksanakan bersama masyarakat pariwisata yaitu mensosialisasikan, menerapkan dan menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan dan kepedulian kita terhadap lingkungan karena kedepannya iklim pariwisata akan mengutamakan daerah yang sudah siap dengan implementasi CHSE," terang Ary.

Menurutnya, pelatihan CHSE kepada anggota anggota HPI Bali dari Badung dan pramuwisata lokal se-Badung itu diikuti oleh 75 orang sebagai upaya menjaga potensi wisata Badung secara berkesinambungan baik potensi sumber daya alam ataupun potensi sumber daya manusianya.

Materi yang diberikan selama pelatihan di antaranya adalah panduan umum CHSE berupa panduan CHSE di akomodasi wisata, panduan CHSE di rumah makan, panduan CHSE di kegiatan, panduan CHSE di destinasi wisata.

Panduan Umum CHSE untuk pramuwisata dan wisatawan, panduan khusus CHSE alur penyelenggaraan kegiatan wisata, serta model dan proses sertifikasi & verifikasi CHSE.

Ary menambahkan, pelatihan itu juga merupakan upaya untuk membangun partisipasi masyarakat pelaku wisata agar mampu mengadakan kegiatan pariwisata yang sehat, aman dan nyaman sesuai yang terkandung dalam program CHSE.

"Kegiatan kami laksanakan satu hari pembekalan di kelas, satu hari menginap dan sekaligus pemberian materi di Desa Wisata Munggu serta satu hari pelaksanaan kegiatan kebersihan sebagai bagian dari program CHSE di Desa Wisata Munggu," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya