Pelayaran Royal Carribbean tanpa tujuan dari Singapura dimulai pekan lalu dan hanya terbuka untuk penduduk Singapura. Kapal tidak singgah dan hanya berlayar tidak jauh dari negara-kota itu.
Kapal Quantum of the Seas kembali ke Singapura pada pukul 08.00 waktu setempat pada Rabu, sehari sebelum akhir pelayaran yang tadinya dijadwalkan berlangsung selama empat hari.
Penumpang yang terinfeksi telah melapor ke pusat medis di kapal dengan mengalami diare. Ia menjalani tes usap polymerase chain reaction (PCR) yang diwajibkan sebagai bagian dari protokol di dalam kapal.
Baca juga: Pemerintah Italia Larang Misa Natal Digelar Tengah Malam
"Penumpang tersebut telah melakukan tes PCR Covid-19 wajib sebelum naik kapal, dan dinyatakan negatif," kata STB.
Kapal pesiar tersebut adalah bagian dari rencana Singapura untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang telah terpukul akibat virus corona yang telah menginfeksi lebih dari 67,7 juta orang di seluruh dunia dan membunuh 1.548.575 orang.
Singapura, yang mencatat lebih dari 58.000 kasus dan 29 kematian, telah melaporkan kurang dari segelintir infeksi lokal dalam beberapa pekan terakhir.
Kasus yang terjadi di kapal itu menjadi kemunduran berikutnya bagi Singapura, setelah rencana untuk membuka jalur perjalanan udara bebas karantina dengan Hong Kong bulan lalu ditunda pada jam-jam terakhir sebelum diberlakukan.