KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) menggelar Sosialisasi dan Simulasi Panduan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) di Gedung Arsip Nasional, Jakarta Barat, Selasa, 8 Desember 2020 kemarin.
Acara ini sekaligus melanjutkan kesusksesan penyelenggaraan program Sosialisasi dan Simulasi Panduan Pelaksanaan CHSE Experience di Bali dan Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Jakarta sebagai salah satu destinasi wisata dan pusat dari pemerintahan Indonesia, sudah sewajarnya memberikan contoh penerapan Pelaksanaan CHSE Experience yang baik dan benar.
Maka dari itu, tema utama yang diambil pada acara kali ini adalah 'CHSE Experience' dan melibatkan sejumlah pihak seperti para promotor, pekerja, pengunjung, pengisi acara, vendor, tenant, pengelola venue, asosiasi dan pemerintah daerah.
Baca juga: Tantangan Besar Pengembangan Museum Berbasis Digital di Indonesia
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pemahaman stakeholder industri event pariwisata di Indonesia terkait pelaksanaan kegiatan (event) yang tertib, bersih, sehat dan sesuai dengan adaptasi kebiasaan baru.
Rangkaian sosialisasi dan simulasi acara ini menggunakan konsep walkthrough secara menyeluruh di mana proses sosialisasi dan simulasinya dimulai sejak pengunjung melaksanakan proses registrasi saat kedatangan.
Lalu dilanjutkan pada setiap titik perjalanan yang dilewati oleh pengunjung, hingga memasuki area dan selesai menyaksikan acara.
Tak hanya itu, seluruh pekerja yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi ini telah melakukan rapid test dengan hasil non-reaktif. Begitu pula dengan seluruh tamu undangan.