WABAH Pandemi Covid-19 tak harus membuat generasi muda patah semangat saat belajar online. Bagaimanapun pendidikan tetap menjadi prioritas utama di masa pandemi Covid-19.
Walau mengharuskan banyak orang di rumah, juga para generasi muda yang harus belajar di rumah, tak perlu khawatir sulit mengakses pendidikan. Apalagi jika ingin mendapatkan beasiswa, masih banyak peluang yang didapatkan.
Pemerintah sejak awal pandemi Covid-19 pun membuat program belajar online atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dengan cara apapun, anak-anak harus mendapat hak belajar di masa pandemi ini.
Dituturkan Psikolog Silvany Dianita, M.Psi, belajar online memiliki banyak dampak positif. Contohnya untuk para siswa, kegiatan belajar mengajar secara online, membuat para siswa diminta mengeksplorasi penggunaan internet secara positif.
“Dengan sistem metode pembelajaran online, baik siswa, guru, dan stakeholder pendidikan dipaksa untuk bisa melek teknologi. Siswa juga diberi kesempatan mengeksplor kemampuan konten belajar secara lebih luas. Ini sebetulnya baik, siswa dipacu dengan metode belajar online,” katanya.
Baca Juga: Celine Evangelista Langsing Menggoda, Dita Soedarjo: Stefan William, Your a Lucky Dude!
Dalam sebuah webinar Beasiswa Indonesia Go Digital, Andi F Noya menambahkan, pendidikan jadi salah satu prioritas. Sekalipun di masa pandemi Covid-19, anak dan orangtua bisa bekerja sama dalam menjalani kegiatan belajar online.
"Pendidikan menjadi concern semua orang dan kami percaya ini bisa dilakukan," ucapnya.
Terlebih untuk para generasi muda yang ingin mencari beasiswa di masa pandemi Covid-19, jangan khawatir kehilangan peluang. mengatakan siapa saja harus rajim-rajin mencari peluang lewat internet. Masih banyak lembaga di seluruh dunia yang sudah sangat dikenal pasti menawarkan beasiswa tersebut.
"Kondisi sekarang ini, kita harus browsing kemana-mana untuk mendapatkan peluang lebih banyak. Meskipun ada Covid-19, intinya rajin-rajin saja," tuturnya.
Diakui Rektor Universitas Multimedia Nusantara, Dr Ninok Leksono mengatakan bahwa saat ini banyak beasiswa yang memprioritaskan kalangan masyarakat tertentu.
"Misalnya untuk pengusaha UMKM, anak petani, nelayan, buruh, anak dari keluarga pra sejahtera, dan mereka yang memiliki usaha atau sedang merintis usaha di daerah masing-masing yang terjangkau oleh fasilitas internet," kata dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)