"Sebagai langganan tuan rumah yang rutin menyelenggarakan balapan F1, Italia tentu telah memiliki segudang pengalaman seperti dalam pembangunan sirkuit hingga manajemen penyelenggaraan agar mendapatkan keuntungan maksimal. Karena itu tidak salah jika kita mengajak Italia untuk bekerjasama, duta besar pun menyambutnya dengan antusias," terang Bamsoet.
Menurut dia, sudah selayaknya Indonesia memiliki sirkuit F1, melengkapi pembangunan sirkuit Mandalika yang akan digunakan untuk Moto GP.
Terlebih lanjutnya, negara tetangga di skala ASEAN sudah memiliki sirkuit untuk balapan F1 misalnya Malaysia dengan Sirkuit Sepang, Singapura dengan Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, dan Viet Nahm dengan Sirkuit Jalanan Hanoi.
"Sebagai negara terbesar dari segi luas wilayah, jumlah penduduk, maupun kekuatan ekonomi, Indonesia sepatutnya sudah bisa membuat Sirkuit F1. Bali adalah pilihan terbaik," ujarnya.
Dengan kondisi sosial masyarakat yang mendukung kata Bamsoet, para pencinta F1 tidak akan keberatan datang ke Bali karena bisa menonton keseruan balapan, dan setelah itu menikmati berbagai destinasi wisata alam dan budaya di Pulau Dewata.
(Rizka Diputra)