Ketiga, mendorong kolaborasi dan dukungan pemerintah daerah serta stakeholders, baik melalui program InDonesia Care (I Do Care), bantuan insentif atau stimulus pariwisata, serta program pengembangan kapasitas.
"Diperlukan sinergi model bisnis dengan kementerian/lembaga serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya mencapai reaktivasi dan pemulihan sektor parekraf," tandasnya.
Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 digelar secara Hybrid (online dan offline) dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, di mana seluruh peserta yang hadir diwajibkan menjalani rapid test antigen sebelum pelaksanaan acara.
Rakornas ini juga diikuti sejumlah menteri diantaranya Menteri PPN/Kepala Bappenas, Wakil Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri BUMN, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wakil Gubernur Bali, sejumlah Kepala Daerah, serta perwakilan industri dan asosiasi.
(Salman Mardira)