"Mungkin saja, mereka juga ikut terdampak Covid-19 sehingga tidak berani membelanjakan uangnya secara berlebihan," ujarnya.
Terlebih kata dia, belum ada yang bisa memastikan kapan pandemi Covid-19 akan berakhir karena jumlah kasus di Kudus saja masih terus bertambah.
Jika sebelum pandemi dirinya bisa mendapatkan pemasukan hingga ratusan ribu sehari, saat ini kian tak menentu lantaran kadang hanya mendapat pemasukan Rp100 ribu, pernah juga nihil transaksi.
(Rizka Diputra)