Pudong akhirnya dipilih sebagai kawasan besar dalam pembangunan ekonomi Tiongkok. Pemukiman kumuh perlahan diganti dengan halaman rumput yang modern.
“Tentu saja saya sangat senang ketika mendengarnya, tapi aku juga enggan mengucapkan selamat tinggal pada tempat yang kukenal di mana aku dibesarkan. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana tempat seperti itu bisa diubah menjadi pusat keuangan, “ kata Yao seperti dilansir dari Shanghai Daily, Jumat (20/11/2020).
Peringatan 30 tahun pembukaan Shanghai Pudong membuat banyak orang mengenang kisah di Pudong lama. Cerita di dalamnya seakan terus hidup di hati mereka yang pernah menatap jejeran kapal di seberang sungai.
Baca juga: Ruang Publik di Labuan Bajo Segera Dilengkapi Peta Wisata dan Buku Budaya Lokal