Perangkap itu lanjut Ade, bakal dipantau setiap hari selama sepekan ke depan. Jika tertangkap, maka beruang madu akan dievakuasi ke kantor BKSDA Resor Agam sebelum dilepasliar ke habitatnya.
Salah seorang warga, Novrizal (28) mengatakan, warga merasa takut keluar rumah pasca-munculnya beruang. Apalagi, di lokasi kerap banyak anak-anak bermain.
"Warga juga takut mencari durian yang jatuh pada malam hari," katanya.
Sekadar diketahui, Kelok 44 merupakan jalur wisata yang selalu ramai dilalui kendaraan terutama pada akhir pekan dan hari libur. Pelancong hilir mudik ke kawasan itu untuk melihat keindahan Danau Maninjau dari ketinggian.
(Rizka Diputra)