PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Klungkung, Bali tengah mematangkan konsep desa wisata di Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali. Nantinya akan diawali dengan menjelajahi jalur treking sepanjang 4 kilometer.
"Desa Wisata Tihingan ini satu paket dengan Desa Wisata Kamasan dan segala perencanaan akan diambil oleh Pemkab. Untuk Desa Tihingan, kita fokus yang berbasis kerajinan gong dari hulu sampai hilir," kata Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Minggu (15/11/2020).
"Dari hulu bagaimana nanti atraksi-atraksi pembuatan gong itu dari rumah, lalu dari hilir untuk latihan gong di Banjar Tihingan," tambahnya.
Bupati Suwirta menekankan bahwa desa wisata harus mengedepankan sapta pesonanya, terutama kebersihan, maka sampah dan penataan lingkungan ini tentu menjadi prioritas.
"Kebersihan masing-masing lingkungan harus dijaga dengan baik, mulai dipilah dari masing-masing keluarga untuk dibawa ke TOSS Center," kata dia.
Baca juga: Tak Cuma Air Panas, Wisata Lombongo Juga Punya Sungai Jernih Memikat
Hal yang tidak kalah pentingnya lanjut dia, masyarakat nantinya bisa menyambut baik desa wisata ini dengan persiapan toilet dan homestay. Nantinya, pihak terkait harus segera melengkapi kebutuhan air yang ada di sana.
Pokdarwis dan BUMDes kata dia, nantinya akan dibuatkan sdatu wadah untuk mengelola desa wisata dengan baik.
"Semoga Covid-19 segera berlalu, sehingga untuk perencanaan dan pembuatan Desa Wisata ini tidak memerlukan waktu yang lama," tuturnya.