BALAI Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) menambah kapasitas wisatawan yang masuk ke kawasan wisata Gunung Bromo.
Penambahan kapasitas menjadi 50 persen dari total kapasitas daya tampung ini diputuskan setelah hasil evaluasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang telah berjalan.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas BB-TNBTS, Sarif Hidayat mengungkapkan, wisawatan di Gunung Bromo telah bertambah dari 1.265 orang per hari menjadi 1.634 orang wisatawan.
"Hari Jumat telah dilakukan penambahan kapasitas pengunjung 50 persen, ini merupakan reaktivasi tahap tiga yang sebelumnya di tahap dua di angka 40 persen," ujar Sarif dalam keterangannya kepada Okezone, Minggu (15/11/2020).
Baca juga: Satgas Covid-19 Mungkin Rekomendasikan Libur Panjang pada Desember
Dari jumlah 1.634 wisatawan per harinya, Sarif merinci kuota spot-spot di area Gunung Bromo seperti Bukit Cinta dengan kapasitas maksimal diisi 56 orang per hari, Penanjakan sebanyak 339 orang per hari.
Selanjutnya, di Bukit Kedaluh maksimal 172 orang per hari, Mentingen kapasitas 200 orang per hari, Padang Savana Teletubbies hanya diperbolehkan untuk 867 wisatawan per harinya.
"Ditetapkan setelah dilakukan rapat monitoring dan evaluasi reaktivasi bertahap wisata Bromo," katanya.
Para pengunjung ke kawasan Bromo, lanjut Sarif, harus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Beberapa di antaranya adalah menggunakan masker, membawa cairan pembersih tangan, serta memperhatikan kriteria kebersihan dan keamanan.