Titik yakin ICTM bisa mendorong transaksi lebih banyak sehingga bisa mendongkrak perekonomian. Mengingat pendekatan ICTM mempertemukan antara para korporasi besar dengan pelaku-pelaku usaha.
"Karena ICTM ini punya sesuatu yang berbeda dari be to be, sebelum covid dari buyernya berbagai korporasi dari oil gas, travel, travel hal biasa, ada furnitur, dari mining juga," ungkapnya.
Namun, gelaran transaksi lewat ICTM tetap memperhatikan sisi protokol kesehatan Covid-19.
"Saat ini yang utama adalah kesehatan, dibanding tadi variabel lain, protokol kesehatan layanan utama, itu skenarionya. Pendorong pendukung untuk kegiatan kita harus disiplin menerapkan protokol CHSE, apakah itu di meeting-nya, di atraksinya, transportasi, bandaranya, semua mengacu ke protokol kesehatan," tukasnya.
(Salman Mardira)