Misteri Denyut Bumi, Belum Terpecahkan hingga Kini

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Kamis 12 November 2020 09:43 WIB
Denyut bumi (Foto: Oddity)
Share :

Mereka mulai bekerja, menganalisis celah dari setiap sudut yang memungkinkan, menganalisis data, memeriksa instrumen mereka, dan bahkan melakukan triangulasi sumber denyut nadi ke lokasi di Teluk Guinea, lepas pantai barat Afrika.

Ritzwoller dan timnya bahkan menggali penelitian Oliver dan Holcomb dan menerbitkan studi tentang denyut misterius pada 2006. Meski demikian mereka tidak pernah dapat menjelaskan apa sebenarnya fenomena itu.

Satu teori menyatakan bahwa hal itu disebabkan oleh gelombang, sementara yang lain menyatakan bahwa hal itu disebabkan oleh aktivitas vulkanik di daerah tersebut. Sayangnya belum ada yang terbukti benar.

Teori gelombang berasal dari 2011, ketika Garrett Euler, seorang mahasiswa pascasarjana di Universitas Washington di St.Louis, menunjukkan dengan tepat asal-usul denyut nadi ke bagian Teluk Guinea yang disebut Teluk Bonny.

Ia berteori bahwa ketika gelombang menghantam benua, tekanan merusak seismik dasar laut, menyebabkan pulsa yang mencerminkan pola gelombang. Teori Euler relevan, tetapi tidak semua orang yakin dengannya.

Pada 2013, Yingjie Xia, seorang peneliti dari Institut Geodesi dan Geofisika di Wuhan, China, berteori bahwa sumber denyut 26 detik itu adalah aktivitas vulkanik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya