Kopi Sumba
Kopi Sumba termasuk ke dalam jenis Robusta. Jika dibandingkan dengan Arabika, kopi jenis ini memiliki kadar kafein lebih tinggi dan kadar gula jauh lebih rendah.
Di Pulau Sumba, kopi jenis ini tumbuh dengan baik pada dataran tinggi yang lembab dan cukup dingin. Seperti di wilayah Wewewa dan desa di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya. Oleh karena itu, produsen kopi rakyat hanya ada di Sumba Barat Daya.
(Foto: Instagram/@aromakopisumba)
Kopi Sumba terkenal memiliki rasa yang unik serta bercita rasa tinggi. Biji kopinya cenderung menghasilkan aroma kacang-kacangan dan cokelat. Hasil racikan kopi Sumba Barat Daya tidak begitu pekat, bahkan terlihat seperti teh. Sebagai oleh-oleh, Anda bisa mendapatkannya dalam bentuk biji atau bubuk kopi.
Kaparak
Olahan khas Sumba yang pas dinikmati bersama kopi atau teh ini cukup populer. Rasanya gurih dengan sedikit rasa manis dari gula. Kaparak sendiri terbuat dari jagung, gula putih, dan kelapa.
Jagung ditumbuk lalu disangrai di atas bara api. Kaparak biasanya dijadikan sebagai camilan dan dapat juga dijadikan makanan saat sarapan, makan siang, maupun makan malam.
Mulanya sebagai makanan rumah, kini sudah banyak kaparak yang dikemas sebagai buah tangan khas Sumba untuk wisatawan. Oleh-oleh ini juga awet untuk disimpan dalam jangka waktu lama.
(Rizka Diputra)