Dalam perbincangan tersebut, Prabu pun diminta untuk menjadi Staf Khusus sekaligus Juru Bicara Kemenparekraf.
"Singkat cerita, saya diberikan amanah itu. Amanah yang saya anggap sebagai tugas dari negara. Kesempatan buat saya mengabdi,” ujar pria kelahiran Bandung, 16 Juni 1980 ini.
Prabu memohon dukungan dari semua pihak. “Kasih kami masukan, kasih kami gagasan agar kita semua bisa segera pulih dari pandemi ini dan sektor parekraf juga sektor-sektor yang lainnya bisa segera bangkit," kata Prabu.
"Saya yakin banget kita bisa kalau kita bareng-bareng ngelakuinnya. Energi positif yang datang dari gerakan bersama sama itu fantastis dampaknya. Kalau kata Larry King, sebaik-baiknya seni berbicara adalah seni mendengarkan. Jadi, saya siap dengerin teman-teman. Bismillah."
(Salman Mardira)