LIBUR panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, museum peninggalan sahabat dan artefak Rasulullah di Kota Probolinggo meningkat 50%. Pengunjung sengaja menyempatkan waktu berkunjung ke museum untuk melihat langsung artafek rasul dan para sahabatnya.
Museum artefak Rasulullah tersebut berada di Jalan Suryo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi saat akhir pekan.
Berwisata ke Museum Rasulullah ini, selain bisa mengenal lebih dekat benda bersejarah sahabat, Anda juga bisa mendekatkan kecintaan Nabi Muhammad di masa perjuangan membela umat Islam.
Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin atau akrab disapa Habib Hadi mengatakan, museum ini menjalankan protokol kesehatan ketat di masa pandemi Covid-19. Kapasitas ruangan dibatasi 25% pengunjung per sesi.
Baca Juga: Pulau Ketawai, Surga Tersembunyi di Bangka Belitung untuk Pecinta Diving
"Kita batasi 40 pengunjung per sesi atau 25% dari kapasitas ruangan yang biasanya. Kita membatasi dan tetap tidak memutus kecintaan kita terhadap Nabi Muhammad SAW," katanya.
Wisatawan bisa melihat beragam benda peninggalan sahabat, seperti pedang Khalid Bin walid, Karpet Raudlah, Batu Sijjid, Batu Meteoroid, bahkan hingga ke rambut, sandal dan darah bekam Rasulullah ada di museum ini.
Tiketnya dibanderol Rp50 ribu per orang. Wisatawan hanya diperbolehkan jalan-jalan di dalam museum selama 1 jam, karena harus bergantian dengan pengunjung lain. Tak perlu khawatir, Anda akan ditemani tour guide di sana.