5 Oleh-Oleh Khas Cirebon Paling Diburu Traveler

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis
Sabtu 31 Oktober 2020 17:30 WIB
Batik Cirebon. (Foto: Instagram/@fennywijanarko)
Share :

Tape ketan Bakung

Ketan fermentasi yang menggunakan daun katuk sebagai pengawet alami ini berasal dari Desa Bakung, Kabupaten Cirebon dan memiliki rasa manis agak asam. Tape ketan ini memiliki tekstur yang lembek dan sedikit cair. Dikemas menggunakan daun jambu atau pisang sehingga menambah keotentikan rasanya. Selain di makan langsung juga diolah menjadi minuman es ketan bakung. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp50 ribu untuk 30 buah.

Kerupuk melarat

Dahulu kerupuk ini dianggap sebagai makanan orang miskin karena proses penggorengannya menggunakan pasir dan dianggap makanan yang terbuang. Menggunakan pasir khusus yang diambil dari gunung lalu diayak sebanyak dua kali kemudian dijemur sampai kering. Rasa kerupuk melarat ini gurih dan asin serta bentuknya lebar berwarna putih, merah muda, dan kuning. Harganya bervariasi mulai dari Rp15 ribu perbungkusnya dan pengunjung dapat membelinya di sepanjang jalan Tengah Tani yang merupakan daerah pusat pembuatannya.

Sirup Tjampolay

Sirup berperisa buah yang diproduksi oleh keluarga Tan Tjek Tjiu ini memiliki banyak varian rasa seperti pisang susu, rozen rose, leci, nanas, mangga gedok, dan moka. Berasal dari buah campolay atau sawo Belanda menjadikan bahan utama dari pembuatan sirup yang manis ini. Pengunjung dapat membelinya di toko oleh-oleh yang berada di Cirebon dan harganya mulai dari Rp35 ribu per botolnya.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya