Seorang seniman bonsai Jepang bernama Masahiko Kimuraberhasil menakjubkan banyak orang dengan karya seninya. Ia berhasil mempelopori tren ‘Hutan Bonsai’ di Negeri Sakura.
Sesuai dengan namanya beberapa pohon bonsai ditanam di atas papan kayu dan batu yang saling bertautan membentuk hutan kecil yang aneh.
Kimura memulai dunia seni bonsai pada usia 15 tahun, dan pernah berlajar mengenai pohon unik tersebut dengan master bonsai Motosuke Hamano di Taman Bonsai Toju-en di Saitama, Jepang. Setelah 11 tahun, Masahiko Kimura memutuskan untuk mengejar seni bonsai sendiri, dan akhirnya menciptakan beberapa karya seni bonsai paling kontroversial yang pernah ada.
Sulit untuk menyebut seni bonsai sebagai 'kontroversial'. Tetapi gaya Kimura pada awalnya membuat beberapa orang yang menjadi seniman di dunia itu menganggapnya telah melanggar banyak tradisi kuno tentang bonsai.
Meski mendapat kritik dari banyak rekannya, Masahiko Kimura tidak menyerah pada visi pribadinya tentang seni bonsai. Sebagai gantinya, ia terus mengintegrasikan elemen seperti kayu mati, papan batu, serta beberapa pohon bonsai.
Sebagaimana dilansir Oddity Central, Kamis (22/10/2020), secara tradisional, satu pohon atau semak ditanam dalam satu wadah sehingga gayanya dinilai telah melanggar tradisi.