SETIAP daerah di Indonesia memiliki kuliner dengan ciri khas masing-masing. Termasuk Jawa Timur.
Kuliner tradisional Jawa Timur biasanya memiliki cita rasa yang gurih dan cenderung pedas. Namun, ada beberapa jenis hidangan yang dapat dikonsumsi bagi yang tidak suka pedas.
Bicara soal kuliner, belum lama ini Gubernur Khofifah Indar Paransa membagikan 3 rekomendasi tempat kuliner di Jawa Timur. Berikut Okezone rangkumkan ulasannya.
Nasi Godong Jati (Pacitan)
Rekomendasi pertama datang dari kota Pacitan. Di kota ini, Gubernur Khofifah menjajal kelezatan Nasi Godong Jati yang sangat populer di kalangan pencinta kuliner lokal.
Dalam keterangannya, Khofifah mengatakan bahwa Nasi Godong Jati sebetulnya mirip dengan Nasi Jamblang khas Cirebon, Jawa Barat.
(Foto: Instagram/@khofifah.ip)
"Nah, bedanya adalah jika nasi jamblang lauknya beragam, maka nasi godong jati cukup disajikan dengan lauk urap, tahu, tempe, peyek teri, bakwan ataupun telur goreng. Sederhana, tapi rasanya lebih dari sekadar menjadi Iron Man," tulis Khofifah menirukan kalimat Mang Oleh.
Baca juga: Serunya Gowes Sambil Berwisata Menyusuri Kali Cemplong Malang
Khofifah mengatakan, alasannya rutin me-review makanan khas di sela-sela kesibukannya tidak lain karena ingin turut serta melestsrikan kekayaan budaya Indonesia.
"Saya ingin warisan kuliner negeri ini tetap abadi ditengah banjirnya makanan asing," tulisnya.
Ayam Lodho khas Tulungagung
Selanjutnya, Gubernur Khofifah me-review salah satu kuliner khas Kota Tulungagung. Di kota ini dia menikmati sajian ayam lodho khas Tulungagung yang sangat populer.
Keunikan hidangan tersebut terletak pada proses pengolahan dan penyajiannya yang terbilang unik.
(Foto: Instagram/@khofifah.ip)
"Siapa yang bisa menyangkal kenikmatan haqiqi ayam lodho khas Tulungagung? Ayam kampung dimasak kemudian dibakar. Disiram kuah santan kental mirip opor dan disajikan dengan nasi putih hangat dan lodeh yang pedas. Satu kata yang bisa menggambarkan itu semua. Mantul!," tulis Khofifah.