Desa Wisata Jadi Lokasi Shooting Hanung Bramantyo

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Selasa 20 Oktober 2020 18:04 WIB
Hanung Bramantyo menengok desa wisata yang digunakan untuk syuting film. (Foto: Kemenparekraf)
Share :

Sutradara film nasional Hanung Bramantyo turut hadir sebagai salah satu pembicara. Ia berbagi mengenai studio syuting sekaligus Desa Wisata Gamplong yang diinisiasi bersama dengan warga desa terkait.

“Membangun set lokasi bukan hal yang mudah dalam proses pembuatan film. Sayang sekali apabila set tersebut harus dihancurkan setelah proses syuting usai. Dari beragam referensi dan pengalaman pribadi, saya melihat lokasi syuting memberikan value tersendiri yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Untuk itu saya bersama warga desa Gamplong menginisiasi ini sekaligus sebagai penggerak perekonomian warga di sekitar," ujar Hanung.

Hingga saat ini total terdapat 15 film dan iklan yang dibuat di lokasi tersebut. Sebagai lokasi wisata, Gamplong juga menarik banyak perhatian wisatawan.

Sebelum pandemi, jumlah wisatawan yang mengunjungi set lokasi film "Bumi Manusia", "Sultan Agung", "Habibie & Ainun 3", hingga yang terbaru "Gatotkaca" ini mencapai lebih dari 40 ribu pengunjung tiap bulannya. Meskipun sempat ditutup selama empat bulan dalam kurun waktu Maret hingga Juni, saat ini jumlah pengunjung masih lebih dari 20 ribu orang per bulan.

"Komunitas film di Yogyakarta dan sekitarnya relatif lebih berkembang dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia. Ekosistem perfilman di sini juga sudah cukup matang. Dengan ditunjang aspek pariwisata yang juga sudah sangat berkembang, diharapkan Yogyakarta dapat menjadi pilot project yang baik bagi pengembangan lokasi syuting sebagai destinasi wisata dan ekraf lainnya," kata Hanung.

IN-FRAME dilaksanakan di empat daerah, yaitu Bali, Yogyakarta, Danau Toba, dan akan ditutup di Jakarta dengan menghadirkan berbagai stakeholder pengembangan destinasi wisata dari lokasi syuting.

Kegiatan IN-FRAME di Yogyakarta merupakan lokasi kedua setelah sebelumnya diselenggarakan di Denpasar dengan cakupan sineas dan komunitas film dari Pulau Bali dan Nusa Tenggara.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya