4. Slabs City, Amerika Serikat
Slabs city di huni oleh 150 penduduk, kota ini tidak ada pajak, polisi, biaya sewa, bahkan peraturan, dan membuatnya menjadi sangat rawan akan kejahatan. Kota ini di bangun pada tahun 1960an yang pada awalnya di guanakan untuk latihan militer AS, namun kini Slabs City di huni oleh orang-orang hippie, pengangguran, dan orang yang ingin memiliki kebebasan.
Di kota ini tidak ada air, listrik dan rumah permanen. Mereka akan berjalan berkilo-kilo meter untuk mendapatkan air, untuk kebutuhan listik mereka memanfaatkan panel surya yang sudah ada, dan mereka tinggal di dalam mobil bekas, rumah semi permanen, bahkan gubuk.
Hal unik lainnya adalah, terdapat tumpukan batu berwarna warni dan diberi nama Salvation Mountain yang dibuat oleh Leonard Knight seorang warga Slabs City. Namun kini para penduduk Slabs City mendapat ancaman penggusuran, karena pada tahun 2015 pemerintah AS akan membagi Slabs City dan sebagian akan di jual kepada perusahaan swasta. Para warga disana menyebut Slabs City sebagai The Last Free Place In America.
5. Coober Pedy, Australia
Coober pedy adalah sebuah kota di Australia Selatan, yang awalnya adalah sebuah tambang tua. Coober Pedy memiliki cuaca yang sangat extrim, jika dingin sangat dingin, dan jika panas sangat panas. Pada 1915 kota ini menjadi kota bawah tanah pertama di dunia.
Para penambang terpaksa menggali lubang di lereng bukit untuk dijadikan tempat tinggal dan melindungi mereka dari cuaca ekstrim.
Kota ini memiliki 3.500 penduduk, dan pada tahun 1981 penduduk lokal yang bernama Umberto Colo membangun hotel pertama di Coober Pedy. Walaupun hotel ini tidak berada di bawah tanah, tetapi jika wisatawan ingin merasakan tidur di bawah tanah mereka bisa menyewa rumah warga sekitar.
Fasilitas yang di sediakan cukup banyak, ada toko yang menjual Batu Opal, kolam berenang, bar, arena billiard, gereja bawah tanah, dan museum.
Selain sebagai kota bawah tanah, Coober Pedy juga menjadi ibu kota untuk Batu Opal dunia, karena Batu Opal pertama di dunia di temukan di Coober Pedy. Selain itu Coober Pedy juga pernah dijadikan sebagai lokasi shooting Pitch Black, Red Planet, Queen Of Dessert, dan Opal Dream.
(Salman Mardira)