Kisah Haru, Seorang Perempuan Tulis Obituari Anjing Kesayangannya di Koran Lokal

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Rabu 07 Oktober 2020 13:04 WIB
Anjing kesayangan (Foto: Inst Sallie)
Share :

Seorang perempuan bernama Sallie Gregory-Hammet berhasil menarik perhatian para netizen setelah menulis obituari anjing kesayangannya yang dimuat dalam koran lokal. Aksi yang dilakukan Sallie berhasil menghipnotis banyak orang di media sosial Twitter untuk meneteskan air matanya.

"Saya menulis obituari untuk anjing saya karena tentu saja saya melakukannya. Dia adalah anak terbaik,” terang Sallie, sebagaimana dilansir VT, Rabu (7/10/2020).

 

Sallie yang berasal dari Carolina Selatan menjelaskan bahwa Charlie meninggal dunia setelah berjuang selama lima bulan melawan penyakit limfoma. Sekadar informasi limfoma adalah kanker kelenjar getah bening yang menyerang limpa, kelenjar timus dan sumsum tulang.

“Charlie James Gregory-Hammett menyeberangi jembatan pelangi Minggu 13 September dengan damai dalam pelukan ibunya,” tulis Sallie dalam pembuka orbituari tersebut.

Sallie pun melanjutkan kisahnya saat pertama kali bertemu dengan Charlie. Charlie lahir 15 Juli 2013, di Easley, Carolina Selatan.

"Dia meninggalkan kakek-neneknya, empat bibi dan pamannya, dan sepupunya yang disayanginya Kapten. Dia telah menyusul saudara perempuannya Gracie dan Scout Gregory yang menyambutnya dengan riang di sisi lain,” lanjutnya.

Wanita berusia 30 tahun itu kemudian menceritakan bahwa aktivitas favorit anjing kesayangannya itu jalan-jalan, mengumpulkan tongkat, berenang, tersenyum, dan tidur. Charlie juga menyukai semua hal yang ada di dalam hidupnya, kecuali tangga. Ia sangat membenci tangga.

Baca juga: India Kembangkan Tes Covid-19 yang Lebih Murah dari Uji Swab di Indonesia

Charlie juga menyukai pantai, naik mobil, pisang, dan kaus kaki. Sallie ingat betapa Charlie ingin sekali pergi ke rumah kakek-neneknya, di mana bisa mendapatkan makanan, mengejar tupai, dan buang air kecil di mana pun.

"Lebih dari apa pun, Charlie mencintai ibunya. Dia selalu ada di sana untuk menyambutnya dengan beberapa ciuman dan cengkeraman erat di lengannya. Dia adalah pendampingnya yang selalu ada. Di sana melalui sakit hati, gerakan, kesedihan, dan kegembiraan. Dia pandai dalam banyak hal, tapi dia yang terbaik dalam cinta tanpa syarat,” sambungnya.

Sallie menegaskan, Charlie mengajari semua yang dia temui tentang mencintai manusia, dan selalu melihat kebaikan dalam diri setiap orang. Charlie juga menghabiskan hari-hari terakhirnya di tempat favoritnya yaitu pantai.

"Dia bersantai di lubang seukuran Charlie yang digali sendiri, dan terjun langsung ke ombak yang datang. Hari-hari terakhirnya bahagia dan akan berharga selamanya. Kami akan memikirkannya setiap kali kami membuka selai kacang. Kami akan merindukannya setiap kali kami melihat kaus kaki di pintu atau memberikan tongkat saat berjalan-jalan. Kami akan membawanya ke mana-mana.”

"Dia akan selamanya dirindukan dan diingat selamanya, tapi dia meninggalkan cintanya yang kuat, yang tidak pernah goyah. Sebagai pengganti bunga, keluarga meminta Anda memberikan cinta ekstra kepada semua anak anjing Anda untuk menghormati Charlie,” tuntasnya.

Sejak mengunggah obituari yang menyentuh di media sosial pada 23 September, Sallie telah menerima lebih dari 107.000 suka dan lebih dari 12.000 retweet.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya