Bila simulasi pembukaan berjalan lancar, lanjut Cakyo, dalam hal ini tidak ada pendaki atau masyarakat setempat yang tertular Covid-19, kuota pendakian kemungkinan besar akan ditambah lagi.
"Setelah percobaan tahap pertama, 2 minggu atau 3 minggu setelahnya ada monitoring maupun evaluasi. Nanti dikaji ulang apakah masih memungkinkan jumlah kuota ini ditingkatkan atau jumlah harinya saja yang ditingkatkan," kata Cakyo.
"Harapannya seperti itu. Kita tidak bisa serta merta membuka secara vulgar (besar-besaran) selama masa pandemi. Masyarakat Ranu Pani kan juga menjadi perhatian khusus stakeholder, karena tidak menutup kemungkinan pendaki datang dari daerah-daerah yang melakukan PSBB atau memiliki angka kasus positif yang tinggi. Sedangkan di sini (Semeru) termasuk zona hijau, jad kekhawatiran tertular," tandasnya.
(Salman Mardira)