CIREBON, Jawa Barat termasuk salah satu kota penghasil udang dan terasi terbaik di Indonesia. Maka tak heran jika daerah ini juga terkenal dengan kuliner tradisionalnya, meski tak semua mengandung udang dan terasi.
Beberapa kuliner khas Cirebon bahkan bisa dijumpai di kota-kota lain seperti Jakarta, Bandung, bahkan Surabaya. Misalnya empal gentong dan tahu gejrot. Tapi, jika ingin mencicipi yang orisinil, tentu saja harus ke Cirebon.
Baca juga: 4 Kuliner Kaki Lima di Bogor yang Harus Kamu Coba, Apa Saja?
Selain empal gentong, berikut deretan kuliner khas Cirebon yang siap memanjakan lidah anda.
1. Empal Gentong
Kuliner favorit masyarakat Cirebon ini mudah ditemukan di sepanjang Jalur Pantura. Sekilas tampilannya seperti gulai karena empal gentong berbahan dasar usus, irisan daging sapi, dan babat.
Yang membuatnya spesial adalah proses memasaknya menggunakan gentong dari tanah liat dan butuh waktu hingga 5 jam, sehingga dagingnya terasa empuk dan bumbunya meresap sempurna. Empal gentong disajikan bersama sambal kucai dan sambal cabai giling yang kering.
Harga seporsi empal gentong sekitar Rp25.000 hingga 40.000.
2. Nasi Jamblang
Sega atau nasi jamblang disajikan dengan daun jati sehingga nasinya tahan lama dan beraroma khas. Proses memasaknya masih tradisional dengan menggunakan kayu bakar.
Sekitar 20 lauk pauk disediakan seperti semur tahu, telur dadar, ayam goreng, dan lauk rumahan lainnya. Anda dapat memilih lauk sesuka hati. Harganya seporsi nasi jamblang sekitar Rp15.000.
3. Nasi Lengko
Berasal dari kata lengko atau langka memiliki arti jarang karena pelengkap yang digunakan untuk nasi ini tidak banyak. Hanya ada tahu, tempe, tauge, kucai, mentimun yang disiram menggunakan sambel kacang dan kecap.
Nasi lengko (IG @aboutcirebonfood)
Meski begitu, makanan khas Kota Udang ini memiliki banyak peminat karena selain enak, harganya pun terjangkau sekira Rp15.000 seporsi.