Kasus penyebaran virus corona Covid-19 di klaster tempat makan kian menjadi perhatian pemerintah. Dilaporkan terdapat 20 kasus Covid-19 pada Agustus 2020 di warung soto Lamongan di Yogyakarta. Disusul dengan 20 kasus pada salah satu rumah makan di Semarang, 15 di rumah makan rawon Probolinggo dan delapan kasus di rumah makan Bogor.
Tak hanya di Indonesia, kalster tempat makan juga terjadi di luar negeri. Sebanyak 56 kasus positif Covid-19 ditemukan di kedai kopi Paju, Korea Selatan. Selanjutnya 103 kasus juga ditemukan di restoran Thailand di Sydney, Australia. Mengejutkannya lagi, terdapat lebih dari 500 kasus positif di restoran dan bar Lousiana yang terletak di Maryland & Colorado, Amerika Serikat.
Tentunya peristiwa ini bisa dicegah apabila terdapat kolaborasi yang baik antara pengunjung dan pengelola tempat makan. Merangkum dari siaran pers, @pandemictalks ‘Risiko Tinggi Penyebaran Masif Covid-19 di Klaster Tempat Makan’, Senin (14/9/2020), berikut hal yang perlu diperhatikan bagi para pemilik tempat makan untuk menghindari penularan virus.
1. Ventilasi
Membuka jendela dan pintu rumah makan agar udara segar bisa mengalir. Hindari terdapat ruangan-ruangan tertutup tanpa sirkulasi udara yang baik. Misalnya ruang dapur, gudang makanan dan juga toilet rumah makan.
2. Durasi