Dokter Michael mengatakan, di antara olahraga untuk kesehatan dan prestasi, terdapat olahraga rekreasi. Orang yang melakukan olahraga rekreasi artinya tidak mendapat kesehatan atau prestasi.
“Bilamana olahraga untuk kesehatan, kan intensitasnya ringan dan sedang. Nah tubuh akan lebih tahan terhadap virus. Kalau olahraga rekreasi biasanya intesitasnya lebih tinggi sementara prestasi lebih tinggi lagi,” lanjutnya.
Lebih lanjut dr. Michael mengatakan, semakin tinggi intensitas seseorang dalam berolahraga, maka akan semakin besar membuka peluang terinfeksi. Alhasil, tidak aneh kalau para atlet rentan terinfeksi Covid-19 karena imunitas mereka menjadi tidak baik.
“Kalau olahraga paling berat lagi seperti atlet justru lebih sehat? Ini salah karena mereka tujuannya untuk prestasi. Mereka akan memacu kemampuan tubuhnya sampai melewati batas, sehingga imunitas tubuh mereka justru lebih lemah,” tuntasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)