Geri bahkan menjamin seluruh makanan yang diolahnya selalu segar. Setiap ada lauk yang tersisa di menu siang akan dibungkus untuk dibagikan ke orang yang membutuhkan. Warung Geri bisa menghabiskan 25 dari 100 kilogram beras yang ditargetkan setiap harinya.
“Untuk lauk menu sore selalu fresh dan tidak pernah memajang lauk sisa siang,” tandasnya.
Sejumlah konsumen yang datang mengaku masakannya enak meski yang disajikan lauk pauk rumahan. “Saya suka semua lauknya, enak-enak. Mungkin karena yang masak chef hotel jadi rasanya beda kalau kita makan di warung lainnya,” ujar Putri.
Hal senada disampaikan Dian, meski ia mengaku baru pertama kali datang ke warung ini. “Saya pertama kali datang tahu dari media sosial instagram. Kaget juga kok disuruh ngambil sendiri ternyata semua lauknya enak,” ucap Dian.
(Rizka Diputra)